banner pekanbaru.ID sejarah kota
banner pekanbaru.ID kuliner khas pekanbaru
banner pekanbaru.ID potensi kota pekanbaru
banner pekanbaru.ID destinasi wisata
Install Web App Kotapekanbaru.ID Baca Berita Pekanbaru Gratis Tanpa Kuota!

Install Web App

Kotapekanbaru.ID

Baca Berita Pekanbaru Gratis Tanpa Kuota!

Selasa. 1 September 2026

WIB

373 Dilihat

Kotapekanbaru.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelontorkan dana segar senilai lebih dari Rp17 miliar untuk membenahi fasilitas pendidikan di Kota Pekanbaru. Anggaran tersebut dialokasikan khusus bagi program revitalisasi gedung di 16 sekolah jenjang SD dan SMP.

Menariknya, skema penyaluran dana kali ini dilakukan secara langsung tanpa transit di kas daerah. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengonfirmasi bahwa transfer anggaran dikirim langsung menuju rekening tiap-tiap sekolah yang terdaftar.

“Skema anggarannya langsung masuk ke rekening sekolah. Pengelolaannya diserahkan penuh kepada pihak sekolah dan masyarakat setempat, sementara peran kami murni sebagai pengawas,” jelas Abdul Jamal saat berada di SDN 62 Pekanbaru, Senin (31/8/2026).

Alokasi dana bantuan ini dirancang fleksibel untuk menjawab kebutuhan mendesak fasilitas fisik di masing-masing instansi. Sekolah dapat memanfaatkannya untuk mendirikan ruang kelas baru (RKB) jika menampung siswa yang melebihi kapasitas. Selain peremajaan fisik seperti perbaikan atap leaking atau plafon rusak, dana ini juga mencakup pembangunan serta renovasi sarana sanitasi toilet siswa dan guru.

Sistem penetapan penerima bantuan pun kini jauh lebih praktis. Pihak sekolah tidak lagi dibebani kewajiban menyusun proposal permohonan yang rumit. Penentuan kelayakan penerima murni berbasis pada pemutakhiran data berkala yang diunggah sekolah ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kami tidak perlu repot mengajukan proposal permohonan. Kemendikdasmen menyaring dan menentukan sekolah mana yang berhak menerima bantuan secara objektif, langsung merujuk pada profil sarana-prasarana yang tercatat di Dapodik,” tambah Jamal. Oleh karena itu, akurasi pembaruan data Dapodik terkait kondisi bangunan, sarpras, hingga jumlah warga sekolah menjadi kunci utama agar bantuan tepat sasaran.

Bagikan :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Telegram
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!