banner pekanbaru.ID sejarah kota
banner pekanbaru.ID kuliner khas pekanbaru
banner pekanbaru.ID potensi kota pekanbaru
banner pekanbaru.ID destinasi wisata
Install Web App Kotapekanbaru.ID Baca Berita Pekanbaru Gratis Tanpa Kuota!

Install Web App

Kotapekanbaru.ID

Baca Berita Pekanbaru Gratis Tanpa Kuota!

Senin. 27 April 2026

WIB

117 Dilihat

Rohil, kotapekanbaru.id – Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Batu 6, Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil), kembali terjadi untuk kedua kalinya. Insiden ini, alarm keras atas buruknya pengelolaan sampah yang berlarut-larut tanpa solusi nyata.

Kebakaran TPA di batu 6 Bagansiapiapi Rokan Hilir untuk kedua kali menjadi sebuah isu lingkungan sepertinya belum tertangani dengan baik sampai saat ini.

Selain metana, kebakaran juga melepaskan karbon dioksida (CO2), yang memperparah pemanasan global. Kebakaran TPA melepaskan berbagai polutan berbahaya seperti dioksin, furan, karbon monoksida (CO), serta partikel halus (PM2.5 dan PM10). (Senin 27/04/26).

Berdasarkan dari postingan akun Facebook resmi Damkar Rohil menjelaskan serta melaporkan pada malam Ahad Tanggal 26 April 2026 Jam 19.20 Wib. Bahwasanya telah terjadi kebakaran di TPA Batu 6 Bagansiapiapi

Tim Damkar Bagansiapiapi langsung Berangkat menuju Lokasi Untuk Melakukan Pemadaman Api. Kobaran api dapat dijinakkan Pukul 19.40 WIB Setelah itu dilakukan proses pendinginan pada pukul 20.02 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh kepala dinas lingkungan Hidup Rohil melalui panggilan whatsapp nya Suwandi S.Sos bahwa terjadi kebakaran di TPA Batu 6 Bagansiapapi dan penyebab terjadjnya kebakaran masih diselidiki,” jawabnya.

Sementara itu pemerhati lingkungan Andi saat dimintai tanggapannya menyampaikan Pengelolaan sampah bertanggung jawab dapat menjadi sebuah langkah awal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran TPA sampah.

Dengan menerapkan metode pengelolaan sampah yang sistematis dan tepat, risiko sampah terbakar akibat cuaca panas, penumpukan gas metana, atau human error dapat lebih diminimalisir. Hal ini mencakup pemilahan sampah di sumber, daur ulang, dan pengomposan sampah organik

“Pengelolaan sampah yang tepat bukan hanya mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menurunkan risiko kebakaran TPA dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat”.

Ia menambahkan, persoalan ini tidak boleh dianggap sepele, karena menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat secara langsung,” tuntasnya.(Syaf)

Bagikan :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Telegram
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!